TERBITANBABEL.COM, KOBA – Pengusaha perhotelan asal Pangkalpinang pemilik Ponton Tambang Inkonveksional (TI) Rajuk bantah memiliki 67 unit ponton yang beroperasi di wilayah Marbuk, Pungguk dan Kenari Koba.

Hasil informasi yang di himpun saat tim gabungan, Polres Bangka Tengah bersama Satpolpp Bateng, Sabtu (10/4) sore terdapat 67 ponton dari ratusan ponton beroperasi di seputaran Pungguk, Kenari dan Marbuk belum dibongkar.

Warga Bateng berduyun-duyun membongkar semua ponton TI rajuk dan menjalani imbauan Polres Bateng. Sementara 67 ponton TI rajuk yang belum di bongkar pemiliknya terindikasi warga berdomisili diluar Bateng.

Dari penertiban itu, muncul AC sebagai koordinator ponton tersebut. Namun, AC menyangkal informasi tersebut, ia mengaku hanya memiliki 1 ponton.

“Kalau sudah 67 ponton itu sudah bos besak. Saya hanya punya 1 ponton,” kata AC, Minggu (12/4).

AC juga mengajak awak media membakar 67 ponton yang terparkir tersebut, jika disebut milikinya.

“Kalau ade yang menyebut punya saya, bakar saja tidak apa-apa,” ajak AC.

AC juga mengaku sudah membongkar pontonnya, ia pun mengatakan tidak pernah membeli timah ataupun mengkoordinir ponton tersebut.

“Saya tidak pernah membeli timah,” aku AC.