Tersangka Penambangan Tanpa IUP Di Aliran Rasau Desa Keretak Terancam Penjara Diatas 5 Tahun

  • Whatsapp

 

Sungaiselan, terbitanbabel.com – Kepolisian Resor (Polres) Bangka Tengah menetapkan M (44) warga desa keretak kecamatan sungai selan sebagai tersangka pada kasus penyempitan aliran sungai yang membuat masyarakat resah akibat tambang timah ilegal yang dijalaninya.

Bacaan Lainnya

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Slamet Ady Purnomo, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim, AKP Rais Muin membenarkan bahwa M (44) warga Desa Keretak Kecamatan Sungaiselan telah ditetapkan sebagai tersangka. Karena telah melanggar UU nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba.

“Tersangka ini melakukan Usaha pertambangan tanpa dilengkapi Izin Usaha Pertambangan dan perizinan lainnya. Tersangka kedapatan menambang di aliran sungai rasau Desa Keretak pada Minggu (28/2/21),” Ujar AKP Rais, Selasa (2/3/21).

AKP Rais mengungkapkan penangkapan terhadap tersangka ini bermula adanya laporan warga setempat yang resah atas aktifitas penambangan tersebut. Menurut warga, saat ini terjadi penyempitan alur sungai.

“Setelah kita kroscek, ternyata benar terjadi penyempitan alur sungai dan tersangkapun akhirnya kita tangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutur AKP Rais.

Selain tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya, seperti mesin diesel, pompa air, girbok, selang, pipa paralon, tali tambang, drum, sakan, karpet dan peralatan tambang timah lainnya yang digunakan saat menambang timah.

“Minggu (28/2) tersangka ini menambang timah, besoknya senin (1/3) kita lakukan penangkapan. Pelaku terancam tuntutan pidana penjara diatas 5 tahun,” tegas AKP Rais. ( M. Fadlilla )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *