Dua Pelaku Curat Asal Kabupaten OKI berhasil Ditangkap Personil Polsek Tempilang

  • Whatsapp

Bangka Barat, terbitanbabel.com – Dua orang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di TKP depan rumah korban, Dusun Penegak Desa Simpang Yul, Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat erhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Tempilang, Kamis (26/08/2020)

Berdasarkan keterangan resmi dari Humas Polres Bangka Barat, kedua pelaku bernama M.Tambah (36) warga Mangun Jaya Kecamatan Kayu Agung, OKI dan Effendi (46) warga Desa Terusan Menang Kec. SP. Padang, Kabupaten OKI

Bacaan Lainnya

Kapolsek Tempilang Ipda R.T.A Sianturi, seizin Kapolres Bangka Barat, AKBP. Fedriansah SIK, menerangkan bahwa sebelum beraksi pecahkan kaca mobil dan gasak sebuah tas serta Handphone, kedua pelaku terlebi dahulu mengintai dan mengikuti korban sejak korban berada di Mesin ATM.

“Sebelum beraksi, Korban sudah diikuti terlebih dahulu oleh kedua pelaku,” terangnya

“Modus pelaku curat dengan memecahkan kaca mobil pakai busi, kemudian busi diayunkan dan dipukulkan ke kaca mobil korban” ungkap Kapolsek.

Korban atas nama Sudirman (43) warga Desa Simpang Yul, melaporkan peristiwa naas yang dialaminya ke Polsek Tempilang.

Sudirman mendapati kaca belakang mobil Honda Jazz miliknya sudah dalam keadaan pecah dan setelah di periksa, tas yang berisi berkas berkas Sekolah dan sebuah Handphone yang di letakkan di dalam mobil sudah raib di gondol pelaku curat.

Atas laporan korban, Polsek tempilang langsung berkoordinasi dengan Polres Bangka Barat dan akhirnya berhasil mengamankan dua orang begundel pelaku curat tersebut.

Para pelaku curat atas nama M.Tambah dan Effendi, diamankan di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, mereka diamankan saat hendak kabur ke seberang (Palembang) melalui pelabuhan tersebut.

Kapolsek tempilang menjelaskan, dari tangan pelaku berhasil diamankan satu unit mobil Toyota Yaris, satu buah tas dan satu buah Handphone.

Kapolsek Tempilang mengatakan bahwa pelaku saat ini sedang terlilit hutang hingga nekat melakukan pencurian dengan pemberatan tersebut.

Kapolsek tempilang juga mengatakan bahwa peristiwa ini bukan kasus Begal ataupun Perampokan, kasus ini menurut Ipda R.T.A. Sianturi merupakan pencurian dengan pemberatan

( R.V )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *