Sungailiat – DPRD Kabupaten Bangka Rabu (31/1/2024), menggelar rapat paripurna Istimewa. Rapat
digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Rapat dipimpin langsung oleh
ketua DPRD Iskandar,S.IP dan dihadiri oleh Pj.Bupati Bangka Muhammad Haris. AR,
AP, MM, Wakil Ketua I M.Taufk Koriyanto,SH,MH, Wakil Ketua II Rendra Basri,B.Sc,
FORKOPIMDA, Kepala Dinas,kantor, Camat, Lurah, Darma Wanita dan Insan Pers.
Dalam sambutannya Iskandar menyatakan, Penyelenggaraan Rapat Paripurna Istimewa Ini
Merupakan Tindak Lanjut Dari Keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor :
188.44/23/I/2024tentang Peresmian Pemberhentian Dan Pengangkatan Penggantian Antar
Waktuanggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bangka Sisa Masa Jabatan
Tahun 2019- 2024 Dan Dengan Ini diresmikan Pemberhentian Dengan Hormat Saudara Apt.
Magrizan, S.Si, Dari Kedudukannya Sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bangka Masa Jabatan 2019-2024 Terhitung Mulai Tanggal 3 Nopember 2023.
Dan Meresmikan Pengangkatan Penggantian Antar Waktu Saudara Mercy Yudha Maulidham
Sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bangka Sisa Masa Jabatan Tahun 2019 – 2024.
Agenda Berikutnya adalah Persetujuan Terhadap Raperda Inisiatif DPRD, Ada 2 (Dua) Raperda Inisiatif DPRD, Yaitu Dengan Judul 1.)Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Tentang Pengelolaan Sumber Daya Ikan Di Perairan Darat Kabupaten Bangka;2.) Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelesaian Sengketa Tanah Garapan.
Salah Satu Sumber Daya Strategis Indonesia Dan Harus Dijaga Kelestariannnya Adalah
Sumber Daya Ikan Di Perairan Darat. Potensi Sumber Daya Ikan Di Perairan Darat Juga Sangat Besar Dan Beragam, Selain Itu Perairan Darat Merupakan Sumber Daya Alam Yang Memiliki Potensi Dan Peran Strategis Bagi Masyarakat Secara Ekonomi, Sosial, Budaya Dan Ekologis, Sehingga Perlu Dikelola Untuk Menjaga Dan Melindungi Populasi, Kelestarian Sumber Daya Ikan Serta Kualitas Lingkungan Terkait Keberadaan Raperda Inisiatif Dari DPRD Kabupaten Bangka, Yakni Penyelesaian Sengketa Tanah Garapan Dilatarbelakangi Oleh Banyaknya Sengketa Tanah Yang Terjadi Di Wilayah Kabupaten Bangka Antara Individu Dengan Individu, Individu Dengan Korporasi, Individu Dengan Pemerintah.


Tinggalkan Balasan