Pangkalpinang, – Estafet kepemimpinan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang resmi berganti. Mufakhom, A.Md.IP., S.H., M.Si. resmi menjabat sebagai Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang setelah sebelumnya mengemban amanah sebagai Kepala Bagian Perencanaan Anggaran pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Dengan pengalaman sebelumnya di bidang perencanaan dan pengelolaan anggaran pada tingkat pusat, Mufakhom kini mendapat amanah untuk memimpin jajaran Lapas Narkotika Pangkalpinang.
Peralihan tugas tersebut menempatkan Mufakhom pada tanggung jawab baru yang lebih dekat dengan pelaksanaan pelayanan, pembinaan, pengamanan, serta pengelolaan organisasi di tingkat Unit Pelaksana Teknis. Pengalaman dalam bidang perencanaan anggaran diharapkan menjadi bekal dalam memperkuat tata kelola organisasi yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pencapaian kinerja.
Sebagai Kepala Lapas yang baru, Mufakhom menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus melakukan penguatan pada sejumlah aspek yang masih membutuhkan perhatian. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat dibangun oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh jajaran.
“Saya hadir untuk melanjutkan hal-hal baik yang sudah dibangun sebelumnya sekaligus melakukan penguatan dan perbaikan bersama. Tentunya saya membutuhkan dukungan seluruh jajaran agar Lapas Narkotika Pangkalpinang dapat terus memberikan kinerja dan pelayanan yang terbaik,” ujar Mufakhom.
Amanah sebagai Kepala Lapas juga menjadi tantangan untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pengalaman dalam perencanaan anggaran akan menjadi salah satu modal dalam mendorong pengelolaan sumber daya yang lebih tepat sasaran dan mendukung pencapaian target organisasi.
Mufakhom juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh jajaran. Mulai dari pejabat manajerial, pegawai, hingga warga binaan memiliki peran dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, produktif, humanis, dan berorientasi pada perubahan.
Kepemimpinan baru ini sekaligus membuka babak baru bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang. Berbagai capaian yang telah dibangun pada periode sebelumnya akan menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh, sementara tantangan ke depan akan dihadapi melalui kolaborasi dan penguatan tata kelola.
Dari perencanaan anggaran di tingkat pusat, kini Mufakhom membawa pengalaman tersebut ke lapangan untuk memimpin langsung roda organisasi Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang melanjutkan pengabdian, memperkuat kinerja, dan menghadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang semakin baik.


Tinggalkan Balasan