Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya, meminta PT Pertamina segera menyelesaikan persoalan antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax yang terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Babel.
Didit mengatakan, dirinya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait sulitnya memperoleh BBM. Untuk memastikan kondisi tersebut, Ia juga turun langsung ke lapangan dan mendapati antrean kendaraan terjadi di hampir seluruh SPBU.
“Saya mendapat laporan dari masyarakat terkait susahnya mendapatkan Pertalite maupun Pertamax. Saya juga sudah ke lapangan dan memang benar terjadi antrean panjang masyarakat yang ingin membeli BBM,” kata Didit, Selasa.
Menurutnya, sejumlah warga mengaku harus mengantre hingga dua jam hanya untuk mendapatkan BBM. Bahkan, ia menerima informasi adanya dugaan harga BBM di luar ketentuan yang mencapai Rp25 ribu per liter.
Didit mengaku telah melakukan komunikasi melalui video call dengan pihak Pertamina untuk menyampaikan kondisi yang terjadi di lapangan. Semula, perwakilan Pertamina dijadwalkan hadir di DPRD Babel sekitar pukul 11.00 WIB guna membahas persoalan tersebut. Namun, agenda itu tertunda karena yang bersangkutan sedang menghadiri undangan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung.
“Saya minta kepada pihak Pertamina supaya masalah ini diselesaikan secepat mungkin dan segera dilaporkan ke pusat. Jangan sampai kondisi ini terus dibiarkan karena korbannya sudah banyak,” ujarnya.
Didit menilai kelangkaan BBM telah berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Selain pekerja dan pelaku usaha, pengemudi ojek online juga ikut terdampak karena kesulitan mendapatkan bahan bakar.
Ia juga menerima laporan dari warga yang mengaku tidak bisa bekerja maupun mengantar anak ke sekolah akibat tidak memiliki BBM.
“Bahkan ada masyarakat yang melaporkan tidak bisa bekerja karena tidak ada BBM. Ada juga yang harus mengantar anak sekolah dengan berjalan kaki. Artinya, dampak antrean dan keterbatasan stok BBM ini sudah dirasakan hampir semua sektor,” katanya.


Tinggalkan Balasan