NGAWI – Insiden ledakan terjadi di SPPG Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Selasa (8/4/2025) sekitar pukul 18.51 WIB.

Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran gas elpiji pada alat pengering ompreng (wadah MBG). Ledakan mengakibatkan bangunan mengalami kerusakan cukup parah serta satu relawan mengalami luka bakar. Saat kejadian, sejumlah pekerja tengah melakukan pembersihan ompreng di area tersebut.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), detik-detik ledakan berlangsung sangat cepat dan mengejutkan. Para pekerja yang berada di lokasi langsung berhamburan menyelamatkan diri. Dalam kepanikan, beberapa di antaranya bahkan terjatuh saat berusaha menghindari reruntuhan bangunan.

Korban luka bakar diketahui bernama Angga Mohammad Tohari (28), warga setempat. Ia segera dilarikan ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Ngawi, AKP Jais Bintoro, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut laporan awal diterima dari masyarakat melalui Bhabinkamtibmas.

“Kami menerima laporan terkait adanya ledakan di ruang oven. Dugaan sementara berasal dari gas elpiji. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP. Ledakan terjadi satu kali dan mengakibatkan satu korban luka yang sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti ledakan sekaligus mengevaluasi standar keselamatan di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, aktivitas di SPPG terganggu. Sekitar 1.500 siswa SD dan SMP dilaporkan tidak menerima MBG karena fasilitas mengalami kerusakan. (Mei/ad)