
Pangkalpinang, terbitan babel – Sukirman Tanjung diduga tidak bisa mempertanggungjawabkan statemen dia yang menyebut nama Walikota Pangkalpinang periode tahun 2018-2023, Maulan Aklil atau yang akrab disapa Molen, di salah satu Media Online terbit pada hari Minggu 28 Juli 2024.
Pasalnya, ia bungkam saat dikonfirmasi terkait statemennya di salah satu Media Online itu. Dalam statemennya, Sukirman menyebut Molen, akan tetap maju di Pilwako Pangkalpinang tahun 2024 ini, meskipun tanpa didukung PDI Perjuangan.
Ucapannya itu dinilai tidak berdasar, karena Molen merasa tidak pernah berkomunikasi dengan Sukirman Tanjung. Apalagi berbicara soal pencalonan untuk Pilwako Pangkalpinang 2024 ini.
“Terkait isu berita beredar yang menyatakan saya siap tanding tanpa PDI Perjuangan itu berita yang menyesatkan. Tanpa konfirmasi judul berita seperti itu saya rasa itu tidak benar,” ungkap Molen.
Bagi Molen, jelas apa yang diucapkan Sukirman Tanjung di Media itu , berbanding terbalik dengan kondisi sebenarnya. Tegas disampaikan Molen, bahwa dirinya tidak akan maju di Pilwako nanti kalo tidak melalui PDI Perjuangan, dan partai lainnya.
Karena Molen merasa PDI Perjuangan telah berjasa menghantarkan dia menjadi orang nomor satu di kota Pangkalpinang, dengan dibantu beberapa partai lain.
Hingga berita ini diterbitkan, Sukirman Tanjung tidak menjawab konfirmasi dari wartawan dan akan terus berupaya melakukan konfirmasi yang bersangkutan. (Nur Muhammad)


Tinggalkan Balasan