Pangkalpinang, terbitanbabel.com – Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bangka Belitung tahun 2023, isu mutasi atlet kembali terjadi.

Setelah kemarin ada 3 atlet pencak silat Pangkalpinang yang mengajukan mutasi, di cabang atletik hal itu juga terjadi. Ada 5 atlet atletik kota Pangkalpinang yang diduga sudah mutasi ke kabupaten lainnya.

Terkait hal itu, ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kota Pangkalpinang Suherman Saleh angkat bicara, pria yang akrab disapa mang Herman ini mempertanyakan keabsahan proses mutasi tersebut.

“Saat ini ada 5 atlet PASI Kota Pangkalpinang yang kami duga sudah pindah ke kabupaten Bangka Barat dan kabupaten Bangka Tengah, Tiga atlet ke Bangka Barat dan Dua atlet ke Bangka Tengah,” ungkap Herman, Kamis (20/10) di Pangkalpinang.

Dijelaskan Herman, saat ini PASI kota Pangkalpinang belum menerima dokumen apapun terkait mutasi kelima atlet tersebut.

Padahal menurut Mang Herman mutasi atlet menjelang Porprov 2023 di Bangka Barat harus berdasarkan SK KONI Provinsi Bangka Belitung Nomor : 40/BBL/ORG/IX/2022.

“Pada pasal 9 SK tersebut dijelaskan alasan mutasi atlet dapat dilakukan karena alasan : a. Mengikuti kepindahan domisili orang tua. b. Mengikuti kepindahan domisili Suami / Istri. c. Pindah tugas kerja. d. Mendapat pekerjaan di kota / kabupaten. e. Diterima di Sekolah / Perguruan Tinggi Kabupaten / Kota tujuan,” sebut Herman

Selain itu, atlet juga harus membuat surat permohonan mutasi, bukti surat keterangan pindah domisili dan bukti surat alasan mutasi.

Terhadap dugaan adanya mutasi 5 atlet Kota Pangkalpinang ke kabupaten Bangka Barat dan kabupaten Bangka Tengah, PASI Kota Pangkalpinang saat ini masih menunggu dokumen terkait dari atlet tersebut.

“Saat ini PASI Kota Pangkalpinang (PGK) masih menunggu dokumennya, kalau memang kelima atlet itu tidak bisa membuktikannya sesuai SK KONI Babel Nomor : 40/BBL/ORG/IX/2022 itu, PASI PGK masih menganggap kelima atlet itu milik PASI PGK dan jika kelimanya tampil pada Porprov VI tahun 2023 di Muntok nanti, akan kita jegal untuk tidak bisa bertanding,” pungkas mang Herman

(D-26)