Pangkalpinang, terbitanbabel.com – Sektor pertambangan di Bangka Belitung tetap menjadi sektor utama dalam peningkatan ekonomi masyarakat bahkan bisa disebut pertambangan adalah sektor primadona.

Tentu saja itu juga berdampak terhadap lingkungan, kerusakan lingkungan akibat pertambangan telah terjadi sangat lama bahkan hingga saat ini galian galian bekas tambang banyak dijumpai.

Untuk mengatasinya, berbagai upaya telah dilakukan mulai dari reklamasi hingga penanaman pohon. Bahkan program yang paling di dengungkan untuk mengatasi masalah ini adalah penanaman pohon

Akan tetapi, setelah penanaman pohon apakah ada program perawatan dan penjagaan agar pohon yang telah ditanam tadi bisa tumbuh.

Berdasarkan hal itu muncul sebuah ide untuk membuat program adopsi pohon yang digagas oleh Elly Rebuin. Ia mengatakan bahwa program adopsi pohon adalah suatu program untuk memperbaiki program yang sudah ada.

“Untuk apa kita menanam kalau tidak ada yang menjaga dan tidak ada yang merawat. Itulah sebenarnya awal ide ini keluar dan tercetus,” kata Elly, Jum’at (14/01/2022) di salah satu kedai di Pangkalpinang

Elly menyebutkan program adopsi pohon ini akan berkolaborasi dengan pihak pihak yang melaksanakan program penanaman pohon.

“Kenapa selama ini tidak ada yang memikirkan siapa yang menjaga dan memelihara setelah penanamannya karena tidak ada cuannya dan program adopsi pohon ini siap menjaga dan memelihara setelah pohon pohon itu ditanam,” sebutnya

Program ini akan mengejar penanaman pohon di bekas penambangan timah dan Elly mengatakan bahwa sumber dana program adopsi pohon ini berasal dari swadaya dan tidak menggunakan uang negara.

“Dengan adanya program ini saya berharap bisa memperbaiki lingkungan kita, sekarang saya lagi membentuk tim dan relawan serta kelompok sadar lingkungan,” pungkasnya

(*)