Tempilang, Terbitanbabel.com — Dikabarkan hilang saat memancing udang di sungai Desa Penyampak sejak tanggal 08/12/2020 kini Jaelani ( 68 ) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Jum’at 11/12/2020.

Sejak mendapat laporan tentang nelayan hilang di Sungai Penyampak
Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat, Anggota Polsek Tempilang bersama Basarnas di bantu warga terus melakukan pencarian terhadap korban yang sudah lanjut usia tersebut.

Kapolsek Tempilang menceritakan, Jealani ( korban ) pergi memancing udang sendirian di sungai desa Penyampak pada tanggal (08/12) lalu, aktivitas tersebut sudah biasa di lakukan oleh korban. Pukul 04.30 pagi seorang nelayan bernama Dalino menemukan perahu korban dalam keadaan kosong dan korban tidak diketahui keberadaannya, kemudian saksi Dalino menghubungi pihak keluarga dan warga setempat. Pihak keluarga dibantu warga kemudian melakukan pencarian di sepanjang sungai, mengingat semalam hujan deras di sertai angin kencang korban diduga terjatuh kesungai dan tenggelam. Pihak keluarga kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek tempilang.

Kamis (10/12) sekira pukul 08.00 wib tim Basarnas dan anggota Polsek tempilang dibantu warga menggunakan perahu karet milik Basarnas dan perahu nelayan mulai melakukan pencarian korban dengan skala lebih besar, yaitu menyisir sungai namun hingga pukul 11.30 wib korban belum di temukan. Usai isterahat pencarian dilanjutkan pada pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.30 wib namun korban masih belum di ketemukan juga.

“Pencarian dilanjutkan kembali muali pukul 21.00 wib malam, pukul 22.30 wib berjarak sekitar 450 meter dari penemuan perahunya, korban ditemukan terapung dan dalam keadaan sudah meninggal dunia, lalu korban di bawa kerumah duka di Desa Simpang Yul Kec.Tempilang untuk diserahkan kepada pihak keluarga” terang Kapolsek.

Kapolsek Tempilang Ipda R.T. A. Sianturi, Seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah SIK
Membenarkan penemuan mayat tersebut, korban di temukan dalam keadaan meninggal dan mengapung, kasus tersebut dikatakannya masih diselidiki

“Pukul 22.30 WIB korban berhasil ditemukan, kami juga mengimbau kepada para nelayan agar berhati-hati melaut mengingat cuaca yang ekstrem ” ujar Kapolsek Tempilang

{ RV }