Muntok, terbitanbabel.com — Warga Bangka Barat yang terpapar virus corona kini berjumlah 36 orang setelah adanya penambahan konfirmasi positif corona dari kluster perkebunan sawit milik PT BPL, Rabu 29/09/2020.
Juru bicara GTTP Bangka Barat, Dr Hendra melalui pres rilisnya per Senin, ( 28/9 ) yang diterima awak media pada Selasa tanggal ( 29/09 ) menyampaikan rincian penambahan kasus positif corona yang didominasi kluster PT BPL tersebut.
Ada penambahan 7 kasus Positif di Bangka Barat sehingga total akumulasi berjumlah 36 kasus yang sebelumnya hanya berjumlah 29 kasus.
Rincian Covid 19 di Bangka Barat yaitu, 22 kasus dinyatakan sembuh setelah menjalani beberapa kali tes dengan hasil negatif, sedangkan 1 kasus dinyatakan meninggal, dan 13 kasus lagi dinyatakan aktif sebagai (OTG)
Untuk rincian 7 kasus baru di Bangka Barat sebagai berikut:
Pertama Ny. NH, perempuan umur 36 tahun, dia merupakan pegawai di Puskesmas Kelapa dengan riwayat penularan melalui perjalanan mendampingi Orangtuanya yang berobat di Palembang.
Selanjut Tn B , seorang laki-laki umur 22 tahun, B ini merupakan Kontak erat keluarga kluster sawit PT BPL, kemudian Ny B, Perempuan umur 53 tahun, dia juga merupakan kontak erat keluarga kluster sawit PT BPL, kemudian Ny S, seorang Perempuan umur 38 tahun yg juga kontak erat keluarga kluster sawit PT BPL.
Kemudian ada lagi Tn TL , Laki-laki berumur 59 tahun yang merupakan kontak erat keluarga kluster sawit PT BPL, selanjutnya seorang Bayi An. A, Perempuan yang baru berusia 4 bulan yang merupakan kontak erat keluarga kluster sawit PT BPL dan yang terahir Ny Y, seorang Perempuan umur 39 tahun dan merupakan kontak erat keluarga kluster sawit PT BPL.
Dr Hendra mengatakan Semua pasien Bangka Barat yang terkonfirmasi positif corona sebelumnya di karantina di gedung WK kini sudah dikirim ke Provinsi.
“Semua pasien yang terkonfirmasi positif covid 19 hari ini per Selasa (29/09) sudah di kirim ke provinsi guna perawatan lebih lanjut” kata Dr Hendra melalui pesan singkat via whatsApp.
Dr Hendra menghimbau pada masyarakat agar jangan panik yang penting patuhi protokol kesehatan dan selalu gunakan masker saat berada di luar rumah.
( R.V )


Tinggalkan Balasan