Jatuh Di Dam, Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia

  • Whatsapp

Muntok, Terbitanbabel.com —- Seorang Anak umur 6 tahun ditemukan meninggal dunia setelah diduga jatu ke Dam Pelabuhan Lama Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Jum’at 11/09/2020.

Menurut keterangan teman Korban, korban bernama Wardana( 6 ), tinggalnya di Kontrakan Pasar Lama Kampung Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Bacaan Lainnya

Peristiwa ini terjadi pada hari Jum’at Pukul 15.00 Wib, Lokasi kejadian naas ini terjadi di Dam Pelabuhan Ikan Limbung Kec. Mentok Kab Bangka Barat.

Kronologis kejadian, Pada hari jumat tgl 11/09/2020 sekira pukul 14.30 Korban yang baru berumur 6 tahun ini minta ijin ke orang tuanya untuk membeli es (minuman) di pasar Lama Mentok, korban pergi bersama adik nya.

Pada pukul 15.00 wib orang tua korban dikagetkan dengan informasi bahwa anak nya berada Puskesmas Muntok dalam keadaan meninggal dunia. Korban meninggal dunia diduga akibat tenggelam di Pelabuhan Ikan Limbung Kec. Mentok Kab Bangka Barat.

Berdasarkan kesaksian saksi yang juga teman korban, saat kejadian saksi bermain bersama korban, mereka bermain di pinggir Dam pelabuhan lama Muntok sambil, korban memainkan kakinya dan kemudian korban terpeleset hingga terjatuh di pinggiran air laut yang kebetulan sedang pasang.

Wardana yang baru berumur 6 tahun tersebut dinyatakan tenggelam, hal ini dijelsakan saksi bahwa korban belum bisa berenang. 15  menit kemudian korban ditemukan tepat dibawah kapal nelayan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Kasat Polair AKP Candra Wijaya S.H MH seizin Kapolres Bangka Barat membenarkan kejadian tersebut Korban an. WARDANA warga Kontrakan Pasar Lama Kp. Tanjung Kab. Bangka Barat.

“Atas permintaan keluarga, korban akan langsung dibawa ke Lrg Balai Pengobatan Desa Sungsang rt.003 rw.003 kel.Sungsang III Kec.Banyu Asin III Kab.Banyuasin Prov.Sumatra selatan untuk segera di kebumikan” Kata Candra.

“Kami membenarkan kejadian tersebut, korban terpeleset dan tidak bisa berenang atas kejadian tersebut korban meninggal dunia, kami juga mengimbau kepada orangtua agar selalu mengawasi anaknya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan” tutup Kasat Polair.

( R.V )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *